Senin, 21 November 2011

Curahan Thu, 17 Feb 11 - 00.05 am

Jakarta berpuisi
Langit kamar menangis
Berisi ratapan hampa setengah mati
Realisasi yang aku punya sekedar menghidupi hari – hari biasanya
Selanjutnya tetap terombang – ambing.

Sekedar diam di kabin hayal
Nirwana saja yang setia bawakan mawar
Tidak selain itu
Alenia romansa harus vakum sejenak dicekal kenyataan yang tidak selaras
Tetang seorang aku yang pernah mencintai dan dicintai
Kini harus luluh terhempas pawana mawar di mayapada baru
Maka terkaparlah !

Atas nama kesejatian cinta
Aku haruslah sanggup untuk mempertagar diri
Lantaran kini aku tak lagi miliki cinta seorang pun
Sehingga kerinduan ini hanya layak bagi kumpulan sejarah yang kupunya
Bukan untuk setitik warna.

Sejatiku, biruku
Tidak lagi kini auranya mampu menggugah kerinduan
Kecuali mati berkalang sesal yang baka
Letih kuimlakan sendiri tanpa kata – kata
Sebab biru yang dulunya harapan kini haruslah menjadi kenangan
Lalu harus kemana lagi langkah menuju

Tak mengerti
Sampai dimana harus memulai dan berhenti
Kecuali berharap agar sunyi ini terobati

Curahan #2

Manusiaku kembali mengulik bait terlewati
Melalui nuansa malam kemarin
Aku mati di lembah kenangan
Manusia muda mati sesak menyesal
Tergambar lagi sketsa SMU
Delapan tahun silam
Ketika bodoh mendidikku
Saat lugu menjadi dosen terbaik
Adalah aku dinaungi Amor, Venus, Fortuna dan malaikat di ruhaniku.

Gemala cinta dunguku aura wajah yang ditopengi keluguan mendalam
Cerita menadi cerita
Tetap saja harus hidup diantaranya.

Manusia dihidupi dengan kenangan
Manusia dihidupi dengan harapan
Manusia dihidupi oleh keduanya
Terkadang gila saat mengenang
Gila ketika mengharap pula
Malam itu, aku harus gila di altar sejarah mengenang ekosistem lampau.

Atas nama sahabat terbaikku berkerudung putih
Ku yakini bila di sana juga ada dendam rindu
Meski romansa kami itu cukup kekanakan tapi sejati
Mungkin, mungkin saja kau sejatiku ?
Kini dunia telah berubah 1250 menjadi getir – getir  tak makna lagi
Yang ada, hari dan detik kala itu adalah kehidupan terbaikku. 

Curahan

Atas nama siapapun yang menyimpan cintanya untukku
Sedikit kutitipkan rona rasa yang tiada terpendar
Meski mayapada sudah tak sekarib dulu
Tapi cinta tetaplah bayi suci tanpa dosa
Entah bagaimana kini . . ? ?

Kata – kata bernafas dari sini
Sudah tiada mampu menghidupi dunia di wahana hati dara ini
Tak mengerti apa yang dikehendaki saat ini
Aku hanyalah manusia biasa.

Seiring bulan separuh bagai hati yang rapuh
Waktu kian seok menuntun langkahku
Namun tak sedikitpun ada jawaban putih dari paruhan jiwaku
Hendak berputus mimpi tidaklah laki – laki
Sedang aku tetaplah manusia cengeng

Saat air mata sudah bukan lagi jawaban
Saat itulah gejolak bathin badaikan kerinduan
Bahwa kehidupanku sudah cukup meletihkan
Tapi tidak untuk cinta baginya

Jujur saja
Hati ini berbelah rebak dan renta
Terbagi silang rasa saling silih
Maka aku, harus kehilangan jawaban atau mempermalukan diri
Tentang penyesalan tak guna
Mimpi tak sampai
Cinta tak sehati
Aku terus di perbudak cinta
Yang kutahu, ini hanya karma . . benarkah ? ?

Kepastian apa yang harus kutemukan
Sedang kepastian hanyalah milik manusia yang dicinta kasihnya
Sedang aku Cuma seorang hamba seni bodoh tiada arti
Hanya malam yang menyemangatiku
Sebab biru telah mengubur jauh kenangan
Ungu telah pergi tanpa kata
Putihpun sirna ditelan peradaban lama
Maka hitam sudah duniaku kini, maka . . hitamlah . . ! !

Purnama terus saja melancurkan cahyanya menerawang sejarah perlahan
Lalu aku mati dilindas roda memori – memori
Tinggal jingga yang tak kuresapi
Hanya merah muda yang sekedar menemani
Dan putihku hanyalah angin kembara di tepian

Adinda – adinda yang tak semestinya ada
Entah kenapa penghabisan mesti begini
Dituntut untuk lebih dari sebelumnya bahkan yang tak kubisa
Sungguh dina sudah lakonku sekarang
Naluriku dibutakan realita
Seniman muda mampu digagas peradaban
Aku membusuk pada tengah malam.

Langkah sakti apa lagi ?
Fenomena semakin kejam
Dunia kian berpengaruh terhadap giur estetika
Dan wanitaku dibius olehnya, materi adalah jawaban . . . ( Anjiing ! )

Tapi aku cukup senang
Senang jadi aku
Bukan sebab apapun
Melainkan lontaran unsur anginku sebagai navigator
Meski aku sederhana
Cukup berperan untuk mengkomposisikan batin agar lebih berwarna
Masih ada biru, ungu, putih, jingga, merah
Dan merah muda dilangit Arsy . .

Minggu, 13 November 2011

13 November

Senin, 31 Oktober 2011

AYO BERI DUKUNGAN UNTUK KOMODO

Sekarang lagi gencar gencarnya nich , untuk menjadi 7 keajaiban di dunia. 
Ayo saatnya kita dukung komodo . . GO . . Komodo Go . . 
Biar gak berasa kalo lagi jomblo, mending sms-an deh ama komodo! Ketik: KOMODO kirim ke: 9818 !@PilihKomodo#AyoIndonesiaBisa


Kamis, 27 Oktober 2011

Cerita serem nich . .

Gara-gara banyak yang gak bisa tidur . . malem-malem, malem Jumat lagi . .  yaudah bikin Timeline di Twitter  cerita serem aja . . dijamin pada merinding dah bacanya  "╋╋ム╋╋ム╋╋ム ╋╋ム╋╋ム╋╋ム
#1
*Kunti* "Aye laper bang" | *Pocong* "Yaudah nt kita makan dikuburan dpan gang ya" | *Kunti* "Gk mau ah.. maunya di Restoran padang" 
#2
*Kunti* "Cong kenape lo daritadi termenung?" | "Pocong* "Gue lagi sedih Ti" | *Kunti* "sedih knp?" | *Pocong* "Gw bingung mau ngupil gabisa?
#3
*Kunti* "Dah makan lo cong??" | *Pocong* "Belum nich!!" | *Kunti* "Knp??" | *Pocong* "gk tau setiap gua panggil tkg nasi goreng slalu Kabur"
#4
*Pocong* "Lo tau ga knp gue jalanya loncat??" |*SusterNgesot* "Tau.. lo takut nginjek tai kan..!!" -____-"
#5
*Kunti* "bang sate 20 tusuk..!!" | *tukang sate* "Yah satenya abis nenk" | *Kunti* "yahh padahal nenek sayah ngidam banget..!!" 
#6
*Kunti* "Bang makan yuk . .! ! | *Genderuo* "LO makan nich" \( "`⌂´)/┌┛*(☆,✗)* | 

Sabtu, 22 Oktober 2011

Hasil Begadang 2 hari 2 malam

Malem malem begadang . . Subuh subuh begadang . . Pagi pagi begadang . . Siang siang begadang . . Sore sore begadang . . #eitss yang penting ada artinya . . :D


Setelah 2 hari 2 malam begadang . . akhirnya kelar juga project song #ElectronicPop gue . . Alhamdulillah . . Mata puyeng . . Pala KunangKunang . . Kuping Mampet . .  Huh . . 


Cekibrod lah . .


▁ ▂ ▃ ▅ ▆ ▇ ▉ #Now Listen »»» #1 Bidadari


▁ ▂ ▃ ▅ ▆ ▇ ▉ #Now Listen »»» # Dinda

Senin, 03 Oktober 2011

November 13

Mau Posting ah . . . ngegalau . . ditemani oleh beberapa nyamuk, yang kadang nyamuknya itu bikin kesel, jengkel, tapi gak papa yang penting dia rela nemenin gue disaat gue butuh temen :) . . thanks ya muk :)

Ketika Lelaki Muda Menjadi Sampah

Malam ini gue mau ngebahas tentang THE NOEV THIRTEEN atau lebih jelasnya 13 November, yang adalah tanggal lahir gue . . Gak tau kenapa ya . . setiap mau deket-deket tanggal lahir gue, gue itu selalu gundah gulana, dan seakan gak ada obatnya . . Gak tau kenapa . . ? ? Mungkin bawaan dari lahir kali ya :D
Atau mungkin itu adalah angka sakral yang banyak mitos mengatakan kalau angka 13 adalah angka kutukan ?? "wahh.. gak gitu juga kali.. Lebay deh wahahahahahah..."

13 November 1986 gue dilahirkan, tepatnya hari kamis, tapi jamnya gue lupa. . haha. . Ada sich di akte, tapi aktenya tau kemana ? cckckckck . . Tar gue cari dah #Fiuuhhh PR
Lahir pada bulan November banyak orang bilang cenderung pendiam. Memang betul sich gue pendiam . . "masa seeh?" Ia lah . . tanya aja sama orang-orang terdekat gue, dan memang terlahir pada bulan November banyak kekurangan dan banyak juga kelebihannya . . Kekuarangannya adalah : Pendiam, Pendendam, Apalagi ditambah dengan tanggal yang sakral #Beuuhhh . . . Tapi untuk kelebihannya juga banyak . . untuk lebih jelasnya lihat aja pada zodiak "Scorpio".

I'm Thenoev Thirteen